Lebih dari sekadar terjemahan,
buat setiap pesan terdengar
natural, profesional, dan pas
Di Indonesia, kerja lintas negara sering terjadi di chat: WhatsApp (WA), email, dan thread kerja. Kamu bisa nego harga, kirim penawaran, follow-up invoice, sampai minta bukti bayar (QRIS) hanya lewat pesan. Tantangannya jarang cuma grammar; yang bikin rawan adalah tone, nuance, dan phrasing yang terasa terlalu “terjemahan”. Ries menulis ulang intent-mu jadi English kerja yang jelas, sopan, dan enak dibaca, langsung di kotak chat yang kamu pakai.
Lebih dari sekadar terjemahan,
buat setiap pesan terdengar
natural, profesional, dan pas
Di Indonesia, kerja lintas negara sering terjadi di chat: WhatsApp (WA), email, dan thread kerja. Kamu bisa nego harga, kirim penawaran, follow-up invoice, sampai minta bukti bayar (QRIS) hanya lewat pesan. Tantangannya jarang cuma grammar; yang bikin rawan adalah tone, nuance, dan phrasing yang terasa terlalu “terjemahan”. Ries menulis ulang intent-mu jadi English kerja yang jelas, sopan, dan enak dibaca, langsung di kotak chat yang kamu pakai.
Bekerja dalam bahasa Inggris sering berarti
mengoreksi setiap kalimat dua kali
Sudah ketik. Tapi masih ragu pencet Send.
Di WA, satu kalimat bisa terdengar berbeda tergantung tone. Kamu berhenti bukan karena grammar, tapi karena takut kalimatnya kebaca “nggak enak”.
Artinya sampai, tapi kesannya kurang meyakinkan
Kolokasi yang janggal, kalimat yang terlalu kaku, atau softening yang hilang bikin English-mu terasa “dipindahin” dari Bahasa Indonesia.
Flow putus karena bolak-balik tab
Buka translator, copy-paste, edit lagi, balik ke chat. Di saat yang sama, percakapan terus jalan.
Kamu menulis dalam English,
Ries membantumuterdengar tepat。
Tulis seperti biasa di chat box atau inbox. Ries mendeteksi phrasing yang janggal secara real time, menggarisbawahinya, lalu menampilkan opsi yang lebih natural saat kamu hover. Satu klik, kalimatnya jadi siap kirim.
Ries memahami maksudmu,
bukan cumakata-kata literalnya。
Ries melihat konteks, intent, dan tone. Alih-alih memberimu English ala buku teks, Ries memberi kalimat yang benar-benar akan dikirim oleh rekan kerja yang fluent.
Lagi mentok? Tulis dalam Bahasa Indonesia,
tanpa memutusalur pikirmu。
Saat kalimat English yang pas nggak kunjung muncul, tulis saja idenya dalam Bahasa Indonesia (atau campuran). Tekan [R] dan Ries mengubahnya jadi English yang rapi tanpa memotong momentum.
Bahasa apa pun masuk. Output-nya tetap terasa native.
Tulis dalam Bahasa Indonesia, Jepang, Mandarin, atau campuran. Ries mengikuti konteks dan menjaga English final tetap natural dan sesuai situasi.
Dibuat untuk chat nyata, bukan nulis di app lain
Tanpa copy-paste, tanpa prompt, tanpa pindah tab. Ries bekerja tepat di tempat percakapanmu terjadi.
Baca English masuk lebih cepat, balasnya juga lebih gampang
Idiom kantor, softening, dan shorthand profesional dijelaskan dalam konteks, jadi kamu nggak salah nangkep dan bisa balas lebih cepat.
Di mana pun kamu menulis,
Ries sudahada di alurnya。
Ries vs.
tool yang sudah kamu kenal
| Kekuatan utama | Ries | Google Translate | DeepL | ChatGPT | Grammarly |
|---|---|---|---|---|---|
| Rewrite berbasis intent | ✓ Built in | △ Cenderung literal | △ Cenderung literal | △ Bagus kalau prompt tepat | |
| Input multi-bahasa | ✓ Natural | △ Bisa dengan prompt | |||
| Workflow native di inbox | ✓ Satu klik | ✗ Harus pindah tab | ✗ Harus pindah tab | ✗ Harus pindah tab | △ Di beberapa editor |
| Tone dan nuance | ✓ Context first | △ Terbatas | △ Terbatas | △ Tergantung prompt | △ Lebih ke style |
| Bantuan membaca dalam konteks | ✓ Built in | △ Terpisah | △ Jendela terpisah | ||
| Bantuan bilingual real time | ✓ Real time | △ Sebagian |
Orang-orang yangsudah menulis dengan Ries
“Dulu aku menulis ulang pesan Slack yang simpel sampai tiga atau empat kali sebelum kirim. Sekarang hampir langsung dapat versi yang benar-benar ingin kukirim.”
“Bedanya bukan di grammar. Ries membuat English-ku terdengar seperti bagian alami dari percakapan itu. Itu sangat terasa di email yang menghadap klien.”
“Yang paling bikin aku yakin adalah input campuran bahasa. Aku bisa tetap berpikir dalam Bahasa Indonesia dan tetap mengirim English yang polished.”
Dulu aku menulis ulang pesan Slack yang simpel sampai tiga atau empat kali sebelum kirim. Sekarang hampir langsung dapat versi yang benar-benar ingin kukirim.
Bedanya bukan di grammar. Ries membuat English-ku terdengar seperti bagian alami dari percakapan itu. Itu sangat terasa di email yang menghadap klien.
Yang paling bikin aku yakin adalah input campuran bahasa. Aku bisa tetap berpikir dalam Bahasa Indonesia dan tetap mengirim English yang polished.
Questions.
Tool terjemahan membantumu memahami teks atau menghasilkan kalimat setelah kamu berhenti dan memintanya. Ries dibuat untuk live messaging: ia menulis ulang tone, konteks, dan intent profesional tepat di tempat kamu mengetik, supaya chat tetap jalan.
Tidak. Kalau kamu tahu apa yang ingin kamu sampaikan, Ries membantu kamu menyampaikannya dengan English yang lebih baik. Kamu bahkan bisa mengetik dalam bahasa sendiri saat mentok lalu membiarkan Ries mengubahnya.
Ya. Dalam kerja profesional, tantangan utamanya jarang grammar dasar. Yang lebih sulit adalah terdengar natural, terukur, dan kredibel sesuai konteks. Di situlah Ries membantu.
Bisa. Ries memang dirancang untuk momen itu. Lanjut saja menulis, tekan [R], dan draft campuranmu akan berubah jadi English yang bersih dan natural.
WhatsApp, Slack, Gmail, LinkedIn, Teams, Outlook, dan berbagai permukaan web lain yang kamu pakai untuk menulis atau chat kerja.
Tidak. Ries tidak menyimpan chat atau emailmu sebagai riwayat. Pemrosesan dilakukan secara real time untuk mengembalikan rewrite, bukan untuk mengarsipkan percakapanmu.
Apa pun cara kamu membuat draft,
kirimlahjelas, rapi, dan profesional。
Gratis untuk dicoba · Tanpa setup ribet · Siap dalam kurang dari 30 detik
Chrome / Edge / Firefox