Tentang kami
Saya Orion, ayah dari bayi berusia satu tahun dan pendiri sebuah startup. Kami sedang mengerjakan produk bernama Ries. Idenya sebenarnya berasal dari pengalaman belajar bahasa saya sendiri. Sejak usia dini, saya ingin menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa ibu kedua saya. Namun sebagai orang biasa yang tinggal di lingkungan berbahasa Mandarin, saya merasa hal ini tidak mudah. Lingkungan bahasa di sekitar saya hampir semuanya berbahasa Mandarin, dan kehadiran bahasa Inggris sangat rendah. Meskipun saya telah mencoba banyak metode pembelajaran tradisional, seperti mendengarkan, menghafal kosakata, dan mendaftar di kelas, setiap kali itu seperti tugas terisolasi yang membutuhkan waktu dan energi khusus. Yang lebih merepotkan adalah selama ada sedikit gangguan dalam jangka waktu tertentu, kemundurannya akan cepat. Pengulangan ini membuatku frustrasi. Saya juga mencoba membaca buku asli berbahasa Inggris dan menonton video berbahasa Inggris, berharap dapat meningkat melalui "kerja keras", tetapi metode ini juga dengan cepat menyebabkan saya menemui hambatan. Ketika konten yang dapat Anda pahami jauh lebih sedikit dari konten yang ditargetkan, maka proses pembelajaran akan menjadi sangat lambat dan melibatkan banyak tekanan. Saat ini, saya mulai menyadari: Mungkin saya membutuhkan metode belajar yang lebih natural dan lebih relevan dengan kehidupan nyata. Baru setelah saya melakukan perjalanan ke Hong Kong saya tiba-tiba mendapat inspirasi. Ketika orang Hong Kong berbicara bahasa Kanton, mereka sering kali secara alami mencampurkan beberapa kata dan ungkapan bahasa Inggris. Saya menemukan bahwa mendengarkan percakapan yang campur aduk ini, tanpa sadar saya belajar lebih banyak ekspresi bahasa Inggris sehari-hari. Yang lebih mengejutkan saya adalah lingkungan bahasa "hibrida" ini membuat saya tidak merasakan tekanan dan bahkan menganggapnya sedikit menarik. Sebagai perbandingan, adegan dimana saya belajar keras di masa lalu tampak begitu terfragmentasi dan membosankan. Setelah saya kembali, saya mulai bertanya-tanya, mengapa saya tidak bisa mengintegrasikan masukan bahasa "fusi" ini ke dalam kehidupan saya sehari-hari? Misalnya, ketika saya membaca dalam bahasa Mandarin, bisakah saya mengungkapkan sebagian isinya dalam bahasa Inggris? Hal ini tidak hanya menjaga pemahaman bebas hambatan, namun juga secara halus meningkatkan keterampilan bahasa. Saya sangat setuju dengan "teori masukan yang dapat dipahami". Teori ini menekankan bahwa konten masukan harus "dapat dipahami tetapi sedikit menantang" agar benar-benar mendorong pertumbuhan bahasa. Ide-ide ini perlahan menjadi prototipe Ries. Saya berharap Ries bisa menjadi mitra pertumbuhan bahasa. Yang istimewa dari dia adalah dia dapat memahami tingkat bahasa Anda dan tidak akan meminta Anda mempelajari buku teks atau perangkat kursus yang membosankan. Sebaliknya, ini didasarkan pada apa yang Anda suka, memahami tingkat bahasa Anda, dan memadukan bahasa Inggris secara alami ke dalamnya. Baik itu artikel yang sedang Anda baca atau video yang ingin Anda tonton, Ries akan dengan cerdik mengganti beberapa bagian konten dan menyajikannya dalam ekspresi bahasa Inggris yang dapat Anda pahami. Belajar tidak akan menjadi beban tambahan, tetapi akan menyatu dengan minat Anda dan meningkatkan kemampuan berbahasa Anda secara alami. Fokusnya selalu pada konten yang Anda sukai daripada memaksakan pembelajaran. Pembuatan Ries sebenarnya berasal dari refleksi saya terhadap alat bahasa tradisional. Alat pembelajaran bahasa tradisional seringkali terlalu “terfragmentasi”. Mereka mengharuskan Anda mempelajari konten tetap pada waktu khusus dan dalam skenario tertentu. Belajar menjadi tugas tambahan dan sulit diintegrasikan ke dalam kehidupan sehari-hari. Seringkali, alat terjemahan digunakan saat membaca konten berbahasa Inggris. Meskipun alat penerjemahan efisien, alat tersebut tidak memainkan peran pembelajaran sama sekali. Mereka akan langsung menerjemahkan konten berbahasa asing ke dalam bahasa ibu Anda. Anda hanya berpikir dalam bahasa ibu Anda dan tidak memiliki kesempatan untuk benar-benar menghubungi dan merasakan bahasa asing tersebut. Keduanya memiliki masalah masing-masing, dan tujuan Ries adalah menemukan keseimbangan alami: tidak mengharuskan Anda mengubah kebiasaan apa pun, juga tidak mengganggu apa yang sedang Anda lakukan, tetapi secara diam-diam menyatu ke dalam hidup Anda dan benar-benar menyertai pertumbuhan bahasa Anda. Setahun terakhir, saya telah menggunakan metode "input progresif" ini untuk meningkatkan level bahasa Inggris saya dari A2 ke B2. Melihat kembali proses ini, saya sangat menyadari bahwa pertumbuhan bahasa sebenarnya merupakan akumulasi alami. Tidak perlu memaksakan diri dengan tekanan atau merencanakan ulang jadwal. Selama Anda menemukan cara yang benar, pembelajaran bisa menjadi mudah dan bertahan lama. Saya berharap Ries dapat memberikan kemungkinan baru bagi orang-orang seperti saya yang tinggal di lingkungan bahasa asli namun ingin menerobos keterbatasan bahasa. Mungkin ini akan membantu Anda menemukan kembali bahwa belajar bahasa bukanlah tujuan yang tidak dapat dicapai, namun merupakan bagian dari hidup Anda yang dapat dengan mudah Anda integrasikan ke dalamnya. Saya berharap suatu saat nanti benar-benar bisa menjadi partner Anda dan menemani Anda membuka dunia yang lebih luas dengan bahasa.